Listen to here and there
So..lagi-lagi yang dibicarakan disini cinta. Ada ngga yah fakultas yg mempelajari tema ini? Well setelah mendengar begitu banyak pendapat dari mereka yang makan lebih banyak garam setidaknya begitu menurut istilahku aku ingin berkomentar sedikit. Maaf untuk yang pernyataannya aku kutip hihi.. "Ternyata cinta aja ga cukup" lalu ada juga yg berpikir mengapa saat bersama dengan seseorang yg katanya sangat dicintainya dia lalu mengabaikan semua nasihat kluarganya. Ada juga yang sampai rela melakukan apapun demi orang yg lagi-lagi menurutnya sangat dicintai. Seringnya sih "apapun" itu tidak masuk akal kata kebanyakan orang awam hehehe…Allright. Love turns out to hate and it happens mostly. Sometimes hate is not enough so the word of revenge appears. Ada lagi yang bilang seseorang itu mencintai lebih dari siapapun, is it including family?? Benarkah demikian ataukah kita berpendapat sebagai anak muda yg masih berhormon labil =P Ada juga yg meminta sesuatu yg belum saatnya sebagai bukti perasaan dari pasangannya. Padahal itu hanya trik-trik yang ingin mendapatkan sesuatu dengan tidak benar hehe..
Cinta saja itu memang tidak cukup. Ada begitu banyak pilar-pilar penunjang…sebut saja pilar sabar, pilar pengorbanan, pilar setia, pilar pengertian, pilar perhatian, pilar saling menerima, pilar kelemahlembutan dan pilar-pilar lain. Kita memang tidak mencintai seseorang hanya untuk fisik tapi fisik juga turut memberi pengaruh. Saat mata hati kita sedang katarak karena cinta atau apapun itu sepertinya apapun tak ada yg tak mungkin untuk dilakukan kadang sesuatu yang tidak benar pun dilakukan dengan tanpa perasaan bersalah. Cinta itu sendiri sudah tidak putih bersih seperti seharusnya. Cinta menjadi penuh dengan syarat-syarat dan janji palsu. Kita ingin menjadi serba sempurna di depan pasangan, keluarganya, temannya (mungkin). Apakah tujuan sebenarnya? Jika dilihat cinta sekarang ini penuh dengan tipu daya. Ditambah dengan mata hati berkatarak akan semakin jauh kita berjalan di jalan yang salah yang penuh dengan perangkap. Perangkap yang dengan sigap menangkap langkah kita lalu tersadar, menyesal dan kemudian merasa sakit dan kecewa.
Tak ada yg setulus cinta dari keluarga bagi mereka yang selalu berpikir bahwa keluarga selalu membatasi.
Tak ada yg sesempurna cerita cinta dalam dongeng bagi mereka yang selalu bermimpi akan indahnya akhir cerita.
Tak ada yg sempurna di mata semua orang bagi mereka yang selalu ingin tampil sempurna.
Cinta itu hanya sebutan yang tak memiliki arti jika kita tidak benar membimbingnya. Cinta juga tidak memiliki arti jika kita tidak menjaga mata hati dari katarak =) Cinta juga hanya akan sia-sia saa t kita menurut pada keinginan duniawi. Itu sebabnya cinta menjadi benci nantinya. Itu sebabnya cinta disesali, disalahkan atas sebuah kekecewaan dan penyesalan. Caramu melihat cinta dari berbagai sudut pandang itu akan menentukan jalan yang dipilih dan juga akhir ceritanya.