Kehilangan

Filed under: Uncategorized — gouw-v at 2:49 pm on Wednesday, July 23, 2008

Ternyata hatiku sangat terluka
Terluka karena kepergian sosok luar biasa
Terluka karena kasih mereka kini tinggal kenangan
Terluka karena belum membalas jasa mereka
Terluka karena belum menjadikanku sebagai kebanggaan kalian
Terluka karena belum mengatakan “Aku sangat menyayangi kalian”
Terluka karena memang kalian sumber inspirasi dalam hidupku

Namun bersyukur karena Tuhan menganugerahkanku kalian
Bersyukur karena aku tumbuh oleh kalian yang istimewa,
dan aku pun jadi istimewa.
Bersyukur karena cinta kalian yang begitu besar

Terimakasih Tuhan atas hadiahmu  walaupun sesungguhnya sangat berharap mereka dapat menemaniku menelusuri babak demi babak kehidupanku… Namun aku tetap bersyukur padaMu atas semua yang ada padaku…

ps.dad (25.01.08) & grandpa (19.07.08)

…and again disappointment

Filed under: Uncategorized — gouw-v at 2:32 pm on Wednesday, July 23, 2008

Today I love you more than yesterday,
but not as much as tomorrow

I broke my own heart so you couldn’t.
Be careful this heart is fragile.
I let you love me and you broke my heart.
Maybe I’m not ready for love.

To the world you maybe one person,
but to one person you maybe the world.

Never let go

I currently feel in love.
I need you and I miss you and I love you
Just don’t say that I never loved you, please?
I don’t think you realize,
how easily you make me smile.

I want to spend forever in your arms.
My heart aches whenever I think about you.

You broke my heart,
so I put it back together with glue.

It’s funny how someone can break your heart
and you can still love them with all the little pieces.
You hurt me so much when all I did was to love you.
How could the one I give my heart to break my heart so bad?

Nobody’s perfect until you fall in love with them
I don’t know what else to do,
I can’t go on not loving you.
Do fairytales come true?

I want to hold on but you are slipping
and I am about to lose you.
I wish I could’ve told you,
I love you.

You break the heart you buy it.

Sunny Sunday

Filed under: Uncategorized — gouw-v at 1:56 pm on Tuesday, July 15, 2008

20. 01. 08
10.50
That day that time,
I kissed a man
An old man with white hair.
A man with a skinny body.
The best man ever.
A lifetime inspiration.
That was not exactly a happy moment.
But a moment I will always keep in mind.
Since the kiss on your forehead
I have let you go…
Love you daddy…

Why?

Filed under: Uncategorized — gouw-v at 2:11 pm on Saturday, July 5, 2008

Why do I love you
With all my heart?
Why did I fall for you
From the start?

Why do you cause me
So much pain?
Why do you stick to my heart
Like a stain?

Why couldn’t I see
You weren’t gonna stay?
Why did I believe
You were gonna take the pain away?

Why did you play my heart
Like a game?
Why couldn’t you ever
Feel the same?

Why do I sit
In my room all alone?
Why do I pray
You would call my phone?

Why can’t I stop thinking of you,
Why can’t I say goodbye
Why do I still get jealous
When I see you with another girl?

Why do you come back in my life
As soon as I’m letting go?
Why do I still get butterflies
When you just say hello?

That Day & This Day

Filed under: Uncategorized — gouw-v at 5:57 am on Wednesday, July 2, 2008

Aku bersyukur atas hari itu

Tanpa hari itu, hari ini takkan begitu berwarna

Tanpa Hari itu jiwa ini takkan begitu lepas

Tanpa hari itu semangat ini takkan begitu menyala

Aku berterimakasih atas hari itu

Tanpa hari itu aku takkan begitu menghargai waktuku

Tanpa hari itu aku takkan begitu membuka mataku

Tanpa hari itu aku takkan begitu menyadari sekelilingku

Hari itu aku mengibarkan bendera perang atas diriku dan keinginanku

Perang penuh taktik dan pembelajaran atas diriku

Hari itu tak kuindahkan luka ini

Semakin kupikirkan semakin sakit terasa

Biar biarkan sembuh sendiri

Hari ini kucoba cari lukaku

Hampir tak berbekas namun masih jelas sakit hari itu

Namun aku bisa mengingatnya dengan sebuah senyuman

Aku seharusnya tahu hari itu awal dari hari ini

Hari ini yang begitu melelahkan namun menyenangkan

Hari ini sebuah pembelajaran baru kuterima

No, never feel this content in my life…

You Miles Away From Me Come & Cherish Me With Your Light…

Filed under: Uncategorized — gouw-v at 5:51 am on Wednesday, July 2, 2008

I was fallen from the highest point

It hurts ‘til you can’t exactly feel anything

The tiny world has no more heartbeat

It lost its pride

It was the darkest moment of the tiny world

But wind never stops whispering …

With the remaining faith the tiny world has

It knows it’s not alone facing the catastrophe

It knows the sun is about to rise

Uncover the tiny world from the darkness

With the remaining faith the tiny world has

It never ask when

It also know the sun will not rise for good

It knows as crystal clear the sun isn’t its

The tiny world can’t say “I love you, sun.”

The words stop at its lips and pronounced as “I care about you, sun.”

So this is love at the first sight?

Have no words to describe sun

Not an extraordinary sun

Its Simplicity has attracted the tiny world

The sun gives nothing but light, warmth and new spirit

The tiny world knows it can’t possess the sun, so…

The tiny world just have one wish…

No matter it closes or opens its eyes, all that it wants is to see the sincere smile of the sun eternally.

Fatamorgana

Filed under: Uncategorized — gouw-v at 5:40 am on Wednesday, July 2, 2008

Fatamorgana, demikian aku menyebutnya. Pandangannya mendadak berubah dan tak dapat kumengerti dan mungkin bagi orang lain yang mendengar ceritanya. Ia telah merasakan nikmatnya cinta dan nafsu. Namun di atas segalanya aku melihat kebesaran egonya. Ia tak lagi peduli akan keluarga yang dipercaya tidak pernah mengerti. Aku tak ingin berurusan dengan jodoh dan takdir. Begitu gampang ia percaya seseorang yang baru beberapa bulan dikenalnya sekalipun tahu bahwa ia pernah dibohongi. Bagaimana mungkin ia kembali percaya pada orang yang begitu menyakitinya. Jatuh cintakah ia atau ia hanya ingin memiliki seseorang karena merasa terbuang? “Aku takut kehilangan.” Lalu ia tega membuang orang-orang yang selama ini merawatnya yang memang mendidiknya dengan sangat keras. Ia kemudian tak sekedar menyakiti orang-orang terdekatnya dengan perbuatan yang ditutupinya dengan sempurna, bahkan ia sakiti dirinya sendiri. Setelah aku pikir ia tak hanya kehilangan rasa percaya pada keluarganya tapi iapun telah melupakan Dia. Aku sudah berusaha membuka lebar mataku, penasaran aku ingin melihat apa yang ia lihat. Aku begitu marah kenapa dirinya pun ia bohongi. “Aku tahu apa yang aku lakukan memang salah dan tidak bisa dimengerti oleh logika.” Jelas ia buta, ia tak tahu apa yang sedang ia lakukan sedang mengikis akal sehatnya dan rasa sayangnya terhadap keluarganya. Terlebih aku marah karena aku tak dapat membantunya dan hanya bisa melihatnya terus jatuh terluka, kehilangan arah serta pegangan. Setiap dia mengeluh seakan aku ingin menamparnya dengan keras. Tapi aku sadar tamparan sekeras apapun tak akan bisa membangunkannya dari lamunan FATAMORGANA.